Latest Posts

JURNAL ILMIAH UPAYA MEMBANGUN CULTURE OF WRITING

By 23.24.00

Ki Hajar Dewantara dalam konsep cipta, rasa, dan karsanya menyatakan bahwa dalam karsa, manusia harus membuktikan diri dengan karyanya, dan salah satu karya dalam dunia akademis adalah penelitian yang wujudkan melalui tulisan. Untuk mewujudkan karya-karya ilmiah tersebut maka Dinas Pendidikan Tinggi (Dikti) mengeluarkan kebijakan bernomor 152/E/T/2012 bahwa publikasi jurnal ilmiah untuk program S1, S2 dan S3 merupakan salah satu syarat kelulusan, yang berlaku terhitung mulai kelulusan setelah Agustus 2012.

Ada  pro dan kontra. saya sebagai mahasiswa  pro dengan kebijakan tersebut karena sangatlah bagus untuk meningkatkan spirit menulis terhadap mahasiswa sehingga dapat membangun culture of writing dan pada akhirnya dapat menghasilkan mahasiswa yang berkualitas dan tidak asal lulus. Apalagi target yang dicanangkan oleh Mendikbud M. Nuh sangat positif yaitu: Pertama, mendorong membudayakan menulis, kedua, perspektif keilmuan, sebagai media dialektika dalam pengembangan keilmuan, ketiga, meminimalkan plagiat.

Terlepas dari berbagai kontroversi tersebut, kita sendiri sebagai mahasiswa tingkat akhir yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan Tugas Akhir/Skripsi harus bersikap bijak. Kebijakan tersebut tentu juga mempunyai sisi positif yang dapat kita ambil. Jadi mulai sekarang bersiap lah untuk membuat jurnal ilmiah. Kalau sekiranya keberatan berarti harus kerja keras segera menyelesaikan skripsinya sebelum Agustus 2012.
 

You Might Also Like

3 komentar